Perkenalkan Wayan – Manager Eco Club Kami

Alone we can do so little, together we can do so much” – Hellen Keller

Semua akan baik baik saja apabila semua orang dapat menunjukkan keterlibatannya dalam menjaga Bali dalam kehidupan sehari-harinya  dan berbagi pengetahuan tentang daur ulang mereka kepada orang-orang di sekitar mereka.

 

———————————————————MORE——————————————————-

Perkenalkan WAYAN – Manager Eco Club Kami

 “Halo semuanya, nama saya Wayan Kawenuh. Saya tinggal di Bali. Saya mencintai pulau ini. Saat ini Sampah telah menjadi masalah besar di tanah kami ini. Banyak orang yang membuang sampah sembarangan setelah mereka mengkonsumsi makanan maupun minuman mereka. Seringkali saya melihat orang orang tidak membuang sampah mereka pada tempat pembuangan sampah atau tempat sampah di tempat umum – mereka melempar sampah mereka sesuka hati mereka.

Suatu hari saya bertemu dengan orang Amerika yang sangat peduli tentang Bali, dan ingin membantu kami untuk menciptakan Bali bersih kembali. Nama beliau adalah Dave M Fogarty. Beliau memulai dengan mengajarkan teman teman saya untuk memisahkan sampah plastic maupun organic. Kami memisahkan sampah kami menjadi empat kriteria yaitu organic, plastic, gelas dan metal.

Ketika saya menjadi president Eco Club saya masih di kelas duabelas. Ceritanya berawal pada saat Pak Dave menanyakan saya tentang bagaimana sekolah saya mengelola sampahnya. Saya memberitahukan kepada beliau tentang realitas yang terjadi di sekolah saya. Beliau memberikan saya solusi yaitu dengan melakukan salah satu program yang dapat membantu menyelesaikan masalah sampah di sekolah saya. Pada saat itu saya merasa bahagia dan saya pun berdiskusi dengan kepala sekolah saya. Beliau pun menyetujui program tersebut dan kemudian saya membuat tim kecil yang kemudian dikenal dengan tim ECO Club. Kepala sekolah sayapun menunjuk saya menjadi Ketua team. Awalnya, saya menghadapi banyak kesulitan untuk menemukan anggota dan kami memutuskan untuk merekrut teman dekat kami dari kelas sepuluh, sebelas dan duabelas. Pada akhirnya kami dapat mengumpulkan 25 siswa kedalam tim kami.

Saat ini kami memiliki program yaitu: mengajarkan teman kami bagaimana caranya untuk memisahkan sampah (kami menyediakan 3 tempah sampah), mengumpulkan sampah dan membawanya ke rumah sampah. Teman Pak Dave dari Ubud membantu kami dan membantu kami untuk membangunnya. Setiap anggota dari Eco Club diharuskan untuk mengajarkan saudaranya untuk mendaur ulang sampah di rumahnya. Berbagi pengetahuan kepada mereka disekeliling kita adalah salah satu langkah pertama untuk menjada keindahan alam ini. Kami juga bekerja sama dengan sistem manajemen sampah di Mas, Ubud, Bali. Mereka membantu mengangkut sampah dari sekolah kami setiap bulannya.

Kesempatan ini sangatlah berharga bagi saya, karena  untuk pertama kalinya saya dapat belajar menjadi seorang pemimpin untuk grup kecil yang terlibat dalam bidang penyelamatan lingkungan. Dan selama saya menjadi ketua ECO Club  saya menjadi lebih menghargai lingkungan dimana saya tinggal dan belajar. Saya berharap program ini dapat membantu Bali kedepannya. Terima kasih semuanya”

Wayan

 

Perkembangan gerakan Bye Bye Plastic Bag

Isabel dan Melati dari Bye Bye Plastic Bag bersama Ketua Eco Club Klungkung Gita dan Reny, Komang dari Universitas Udayana, Puji dari Keep Bali Beautiful dan Lucas dari DASH
Isabel dan Melati dari Bye Bye Plastic Bag bersama Ketua Eco Club Klungkung Gita dan Reny, Komang dari Universitas Udayana, Puji dari Keep Bali Beautiful dan Lucas dari DASH

Anak-anak Bye Bye Plastic Bag (BBPB) menjalankan sebuah organisasi dengan misi yang sangat besar yaitu melarang kantong plastic di Bali yang dilaksanakan dengan berkoalisi bersama lebih dari 100 organisasi (termasuk Keep Bali Beautiful) dan secara individual membantu usaha yang mereka lakukan pada saat pertemuan minggu lalu.

Bye Bye Plastic Bag Logo
Bye Bye Plastic Bag Logo

Koalisasi BBPB akan memfokuskan kepada Pendidikan sekolah, Bisnis dan Desa di seluruh pulau tentang permasalahan kantong plastic dan penyebab polusi lainnya bagi masyarakat Bali, dan apa yang mereka dapat lakukan untuk memperbaiki hal tersebut.

Saat di pertemuan koalisi BBPB
Saat di pertemuan koalisi BBPB

Mereka akan mengadakan sebuah kampanye, memberikan penghargaan kepada pebisnis yang berjanji untuk bebas dari plastic, menyebarkan pesan mereka kepada media pemberitaan dan melanjutkan kampanye mereka untuk mendapatkan satu juta tandatangan untuk melarang kantong plastic.

Jika anda ingin untuk menandatangani petisi untuk menjadikan Bali terbebas dari kantong plastik, silahkan klik disini. Atau jika anda ingin menjadi relawan untuk bergabung dalam kampanye untuk Keep Bali Beautiful silahkan klik disini.

Keep Bali Beautiful Logo
Keep Bali Beautiful Logo